Sampang, 9 Februari 2025 – Diklat Dasar KSR ini diikuti oleh 12 orang peserta dari berbagai latar belakang yang memiliki semangat tinggi untuk menjadi relawan PMI. Selama pelatihan, mereka dibekali dengan berbagai materi, mulai dari pertolongan pertama, penanggulangan bencana, hingga manajemen operasi tanggap darurat dan materi Kepalangmerahan lainnya. Selain itu, peserta juga mengikuti praktek lapangan untuk mengasah keterampilan dalam situasi nyata.

Menutup diklat tersebut, Ketua Bidang Organisasi dan Infokom PMI Kabupaten Sampang H. Ahm Taufik, SH, MM. menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan penuh dedikasi.
“Kami berharap para relawan yang telah mengikuti Diklat Dasar KSR ini dapat menjadi garda terdepan dalam setiap aksi kemanusiaan, baik di Kabupaten Sampang maupun di luar daerah. PMI membutuhkan relawan yang tidak hanya memiliki keterampilan dan pengetahuan tetapi lebih pada memiliki karakter yang baik serta kepedulian dan jiwa kemanusiaan yang kuat.”

Dengan berakhirnya Diklat Dasar KSR ini, PMI Kabupaten Sampang menambah kekuatan Relawannya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Para peserta yang telah lulus pelatihan akan mengikuti berbagai program dan aksi sosial Palang Merah Indonesia, Pertolongan Pertama dan layanan ambulan, penanggulangan bencana, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat dan kegiatan Kepalangmerahan lainnya.

PMI Kabupaten Sampang berharap semangat kemanusiaan yang telah ditanamkan dalam diklat ini terus menyala dan menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut serta dalam gerakan sosial kemanusiaan.










