Sampang, 17/12/2024 – Dalam upaya mendukung penanganan dan pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di Madura, Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur, melaksanakan monitoring pembangunan fasilitas sanitasi serta pendampingan pelaporan dan keuangan untuk program Intervensi WASH (Water, Sanitation, and Hygiene).
Kegiatan di Kabupaten Sampang diawali pada Selasa pagi, 17 Desember 2024, pukul 09.00 WIB, dengan kunjungan ke 2(dua) lokasi pembangunan fasilitas MCK komunal di Kecamatan Camplong. Lokasi pertama berada di Dusun Barat Sungai, Desa Banjar Tabuluh dan lokasi kedua berada di Dusun Guber, Desa Madupat. Pembangunan fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi layak sekaligus mencegah penyebaran virus polio melalui peningkatan kebersihan lingkungan.

Ketua Bidang Organisasi dan Infokom PMI Kabupaten Sampang, H. Ahm. Taufik, SH, MM, yang mendampingi Tim Monitoring dari PMI Pusat dan PMI Provinsi, mengungkapkan pentingnya penyediaan fasilitas sanitasi di wilayah-wilayah rawan KLB.
Setelah kunjungan lapangan, agenda dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan pelaporan dan keuangan di Markas PMI Kabupaten Sampang pada pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan admin dan penanggung jawab program dari tiga kabupaten, yaitu Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan.
Pendampingan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan administrasi dan keuangan, khususnya dalam pelaksanaan program WASH KLB Polio. Materi yang disampaikan meliputi penyusunan laporan yang sesuai dengan standar PMI serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan menyamakan pemahaman tentang regulasi pelaporan antar peserta dari tiga kabupaten. Dini Fitriyah Puji A, Divisi Lembaga Pengembangan Air Sanitasi Lingkungan dan Anggi Ardhiansyah, Divisi Kesehatan dan Sosial PMI Pusat menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan membantu dalam meningkatkan pemahaman keseragaman mereka terkait pelaporan program.
“Kami berharap adanya kesamaan pemahaman atas regulasi yang ada dalam penyusunan laporan, agar sesuai standart, sehingga program dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Dini.

Kegiatan dilanjutkan di hari ke 2(dua), 18/12/2024, meninjau lokasi sasaran 5 titik di Kecamatan Kedungdung dan Omben dari program pembangunan MCK Komunal yang akan segera dilaksanakan.

Dengan adanya monitoring dan pendampingan ini, PMI Kabupaten Sampang berharap program Intervensi WASH KLB Polio dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.




